GERBANG CELEBES – Luwu Utara, Guna mendukung kedisiplinan dan kerapian para pelajar di wilayah binaannya, Komando Rayon Militer (Koramil) 1403-12/one-Bone melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang unik dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Personel Babinsa turun langsung ke sekolah untuk memberikan layanan pangkas rambut tanpa dipungut biaya alias gratis kepada para siswa, bertempat di UPT SDN 168 Lino, Desa Lino, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Selasa (22/09/2026)
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan dan meringankan beban ekonomi orang tua murid. Melalui pendekatan yang humanis, para Babinsa yang memiliki keterampilan mencukur rambut dengan telaten merapikan satu per satu rambut siswa laki-laki agar sesuai dengan tata tertib dan standar kerapian sekolah.
Babinsa Desa Lino, Sertu Satriwan menyampaikan bahwa aksi Komsos kreatif ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara TNI, pihak sekolah, dan para siswa. “Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat selalu membawa solusi. Melalui pangkas rambut gratis ini, kami membantu guru dalam mendisiplinkan penampilan siswa tanpa perlu memicu paksaan, sekaligus menanamkan rasa percaya diri pada anak-anak agar lebih semangat belajar,” ujarnya.

Aksi pangkas gratis ini bukan hal baru bagi Sertu Satriwan, yang bahkan dirinya kerap membawa alat cukur saat berkeliling ke desa binaannya. Dengan cara ini, ia selalu siap melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan, tanpa memandang latar belakang mereka.
Prinsip “TNI dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan kembali kepada rakyat” menjadi pegangan Sertu Satriwan dalam bertugas sebagai Babinsa.

Aksi sosial ini mendapat sambutan yang sangat baik dan penuh antusias dari para siswa serta apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas inisiatif Koramil, karena kegiatan ini sangat membantu menjaga ketertiban sekolah dengan cara yang menyenangkan dan edukatif bagi anak didik.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang mereka hadapi, sesuai dengan Delapan Wajib TNI, yaitu “menjadi contoh dan mempelopori usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”. (JSB)