GERBANG CELEBES – Luwu Utara, Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Kodim 1403/Palopo melalui para Babinsa di wilayah binaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan, khususnya di tengah cuaca panas dan kondisi lahan yang relatif mudah terbakar, kegiatan ini berlangsung di Dusun Balannalu Balombong, Desa Pengkendekan, Kecamatan Rongkong. Senin, 31/08/2026.
Kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk memperlancar akses jalan yang digunakan oleh para petani dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman sehingga antisipasi Karhutla dapat di cegah sejak dini.
Jalan tani yang sebelumnya tertutup rumput dan material tanah dibersihkan secara gotong royong oleh Babinsa bersama warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 1403-08/Rongkong, Kapten Arm M. Palinggi menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan pembersihan lingkungan maupun pengelolaan lahan.
Danramil secara khusus mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Api yang awalnya digunakan untuk membakar sampah dapat dengan mudah merambat apabila berada di sekitar material kering, terlebih ketika kondisi angin cukup kencang dan vegetasi di sekitar lokasi dalam keadaan kering.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan. Kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan risiko kebakaran yang lebih luas apabila api tidak dapat dikendalikan atau ditinggalkan sebelum benar-benar padam.
Dalam komunikasi tersebut, Danramil bersama Babinsa mengajak masyarakat untuk mengutamakan cara-cara yang lebih aman dalam membersihkan lahan dan lingkungan. Tumpukan rumput, ranting, daun kering, serta material mudah terbakar lainnya sebaiknya dikelola dengan memperhatikan kondisi sekitar agar tidak menjadi sumber munculnya api.

Kapten Arm M Palinggi selaku Danramil juga menekankan pentingnya kepedulian bersama. Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat. Setiap warga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran.
Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan sejak dini. Masyarakat diharapkan tidak menyepelekan api sekecil apa pun karena dalam kondisi tertentu api dapat dengan cepat membesar dan menjalar ke area perkebunan, semak belukar, maupun lahan kering di sekitar permukiman.
Warga Desa Pengkendekan menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap kerja bakti serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung pembangunan desa dan kelancaran aktivitas pertanian.(JSB)