GERBANG CELEBES – Kab. Luwu, Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Koramil 1403-02/Suli, Kodim 1403/Palopo, melaksanakan kegiatan karya bakti bersama para petani di Lingkungan Lempokasi, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Minggu (09/08/2026).
Kegiatan karya bakti tersebut difokuskan pada pembersihan saluran air yang mengairi areal persawahan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong guna memastikan aliran air tetap lancar sehingga kebutuhan irigasi lahan pertanian dapat terpenuhi dan mendukung peningkatan hasil panen para petani.

Babinsa bersama masyarakat tampak antusias membersihkan rumput liar, endapan lumpur, dan sampah yang menghambat aliran air. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi warga, khususnya di sektor pertanian.
Babinsa Serma Jumran mengatakan, “Kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap para petani. Dengan saluran irigasi yang bersih dan lancar, diharapkan pasokan air ke areal persawahan dapat terpenuhi sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara karena menjadi kekuatan dalam membangun desa.”ujar Sema Jumran
Di tempat terpisah, Danramil 1403-02/Suli, Kapten Kav Mujahid, menyampaikan, “Karya bakti bersama masyarakat merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang terus kami laksanakan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, produktif, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.”
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan di wilayah. Melalui kegiatan karya bakti seperti ini, hubungan antara TNI dan rakyat semakin erat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat.”ungkapnya

Lebih lanjut, Kapten Kav Mujahid menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus didorong secara rutin.
“Kami berharap kegiatan pembersihan irigasi ini tidak berhenti sampai di sini. Dengan kebersamaan dan kepedulian yang konsisten, desa akan semakin maju, ketahanan pangan tetap terjaga, dan hubungan antara TNI dengan rakyat semakin erat,” pungkasnya.
Upaya kolaboratif ini menjadi kunci dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Luwu.(JSB)