GERBANG CELEBES – Luwu Utara, Guna menciptakan lingkungan perniagaan yang sehat dan nyaman, Personel Koramil 1403-11/Masamba menggelar aksi karya bakti Perbaikan dan pembersihan fasilitas Perniagaan. Aksi ini menyasar kawasan Lingkungan Pasar Tradisional Kapidi yang terletak di Desa Kapidi, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara , pada Minggu (02/08/2026).
Kegiatan teritorial tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 1403-11/Masamba, Mayor Cba Bachtiar, Bersama warga setempat, personel TNI bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah domestik, membabat rumput liar, serta memperbaiki saluran drainase di sekeliling pasar.
Pasar Kapidi merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di Mappadeceng. Tingginya aktivitas transaksi jual-beli setiap harinya berpotensi memicu penumpukan sampah jika tidak dikelola dengan kesadaran kolektif yang baik.

Mayor Cba Bachtiar menjelaskan bahwa karya bakti ini berfokus pada titik-titik krusial yang rawan menjadi sarang penyakit dan penyumbatan air.
“Perbaikan dan Pembersihan kami fokuskan pada area dalam dan luar pasar yang banyak dipenuhi kotoran. Selain agar pedagang dan pembeli merasa nyaman, pengerukan saluran air ini sangat penting untuk mencegah terjadinya genangan atau banjir saat intensitas hujan meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat melalui kerja bakti ini merupakan salah satu edukasi lapangan. Tujuannya adalah merangsang kembali kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Desa Kapidi, Bpk Mahmuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada bapak-bapak babinsa yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat “Melalui kegiatan ini kami harapkan dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama di fasilitas umum seperti pasar,” ujarnya.
Pemerintah desa bersama Koramil juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan mempertahankan budaya gotong royong sebagai salah satu nilai luhur yang telah lama menjadi tradisi di tengah masyarakat.
Aksi perbaikan drainase ini mendapat respons positif dari para pedagang. Di samping mengembalikan fungsi estetika dan kesehatan pasar, momentum gotong royong ini terbukti efektif dalam mempererat jalinan silaturahmi serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan. (JSB)