GERBANG CELEBES – Luwu Utara, Dalam rangka pencegahan dan penanganan Stunting di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1403-12/Bone-Bone, Serma Rante, menghadiri undangan musyawarah rembuk stunting bertempat di Aula Kantor Desa Patila, Dusun Patila, Desa Patila, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Jum’at (19/06/2025).
Pencegahan stunting menyasar berbagai penyebab langsung dan tidak langsung yang memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektor di seluruh tingkat pemerintah, swasta dan masyarakat.Percepatan Penurunan (Stunting) menjadi dokumen acuan yang dapat digunakan untuk memastikan koordinasi seluruh intervensi secara konvergen bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung komitmen Pemerintah RI.
Dalam kesempatan tersebut Serma rante mengatakan bahwa pelaksanaan rembuk stunting adalah untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam melakukan perencanaan, koordinasi pemantauan dan evaluasi serta sosialisasi dan komunikasi interpersonal dan konsistensi baik di tingkat Kecamatan lebih khusus nya di Desa Patila.

“Kami sebagai Babinsa di wilayah sangat mendukung kegiatan Rembuk Stunting ini dalam rangka Percepatan Aksi penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting di Kec. Tana Lili ini, dan kami akan melakukan pencegahan stunting bersama Pemerintah tingkat Kecamatan, dengan harapan perbaikan pola hidup sehat dan gizi kesehatan bagi masyarakat dapat terjaga.”Pungkasya.
Sementara itu Camat Tana Lili, Bpk. Syamsurya ST, uga menyampaikan harapannya untuk pemerintah Desa meminta regulasi dari Kabupaten, kecamatan dan pendamping desa mendorong agar kontribusi aggaran dana desa dapat dimaksimalkan dalam rangka penanganan stuntik dan stunting ini serta bagi para Tenaga kesehatan, kader PKK desa, Pendamping desa, pemerintah desa agar meningkatkan intensitas tanggap dan berkolaborasi dalam penanganan stuntik dan stunting.,”Pungkasnya
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan narasumber, sehingga masyarakat dapat memahami lebih dalam mengenai upaya pencegahan stunting. Acara ditutup dengan penuh kebersamaan, diharapkan melalui rembuk ini tercipta langkah konkret dan kesadaran kolektif dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas di Desa Patila.