Babinsa Pantau Wilayah Dalam Rangka Upacara Welasti Umat Hindu di Pantai Seta-Seta

Spread the love

GERBANG CELEBES – Luwu Utara, aparat keamanan bersama unsur adat kembali terlihat dalam pengamanan prosesi suci Melasti di kawasan Pantai Seta-Seta. umat Hindu yang mengikuti rangkaian upacara menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dapat melaksanakan persembahyangan dengan khidmat berkat pengawalan dan pengamanan yang optimal, pada Senin (16/03/2026).

Babinsa Koramil 1403-12/Bone-Bone bersama Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Luwu Utara bersinergi dengan Masyarakat Adat Desa Poreang melaksanakan pengamanan dan pengawalan Upacara Melasti yang digelar di kawasan Pantai Seta-Seta, Desa Poreang, Kevamatan Tanah Lili, Kabupaten Luwu Utara.

Prosesi Melasti tersebut merupakan rangkaian Catur Brata Penyepian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh krama Desa Poreang, Kec. Tanah Lili. Dalam pelaksanaannya, rombongan pemedek turut serta mengikuti prosesi dengan penuh khidmat.

Rombongan pemedek datang menuju lokasi upacara dengan menggunakan sekitar mobil truk, mobil pribadi, sepeda motor, serta didukung 2 unit ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, personel kepolisian, serta Pecalang melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran aparat keamanan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang melaksanakan persembahyangan serta masyarakat di sekitar kawasan pantai.

Rangkaian Upacara Melasti berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, dan di hadiri oleh Bupati Luwu Utara Bpk Andi Abdullah Rahim S.T., beserta Seluruh jajaran Forkopimda Kab. Luwu Utara, rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat sinergi yang solid antara aparat keamanan, pecalang, serta dukungan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kelancaran kegiatan adat dan keagamaan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.(JSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang Copast